KAOS WANITA

Gambar

Rp. 65.000

Gambar

Rp. 65.000

 

Gambar

Rp. 95.000

 

Cara Pemesanan :

Khusus Bandung, silahkan datang  Jl.Pasirkaliki Gg.H.Tabri RT 05/11 No.28/65  Belakang SPBU RS.HS

Untuk luar kota : konfirmasi ke  Asep Syaifudin 081312869094


 

LOYALITAS & KEBIJAKSANAAN…

Dua kata itu sangat sering terngiang di dunia kerja..

Mestinya kedua hal tersebut berdampingan. Karyawan memiliki Loyalitas yang tinggi pada perusahaan dan perusahaan juga memiliki kebijaksanaan yang dapat membuat karyawan merasa betah dan serasa menjadi bagian dari perusahaan itu sendiri.

 

Tapi apakah seperti itu yang terjadi di dunia kerja.. mmm mari kita lihat suatu cerita sederhana berikut…

 

Si Badu bekerja pada Perusahaan X, karena banyaknya pekerjaan menuntut dia selalu lembur setiap hari 2-3 jam. Tetapi Badu tidak pernah mendapat lembur, kenapa ???? karena perusahaan lagi perampingan karyawan dan lemburnya Badu bukan karena banyak order, tetapi merangkap kerjaan rekan yang telah keluar tanpa penggantian karyawan.

 

Hal tersebut sudah berjalan 6 bulan.. Istri dan anaknya sudah terbiasa dengan kepulangan badu yang setiap hari terlambat karena lembur gratis .. ups salah Loyalitas pada perusahaan.

Apakah Badu Protes …..??? Engga sih, tapi dongkol kali ada ya di hati (6 bulan lembur gratis .. ). Pernah juga Badu bertanya   “Pak apa tidak akan mengambil karyawan? Atau mungkin ada hitungan lembur buat saya.. setiap hari lembur pak..,sudah 6 bulan”

apa jawaban sang atasan?? “Badu kamu sebagai karyawan mesti mendukung perusahan, tunjukan Loyalitas kamu pada persusahaan .. dan bla..bla..bla segudang bahasa birokrat keluar yg membuat Badu semakin pusing.. Duit ga dapat malah dapat Ceramah Gratis yg bikin puyeng, kesimpulannya lembur gratis terus berjalan.

 

Suatu hari Badu terima gaji.. tapi kok rasanya ada yg salah ya.. hitung lagi dan lagi .. eh ternyata kurang, Bertanyalah Badu.. “Bapak gaji saya kurang”

“mmm sebentar badu saya lihat” dengan wajah serius sang atasan memeriksa data dan..”Nah Badu bulan ini kamu terlambat 2 x ke kantor, Hari senin kamu terlambat 1 menit, besoknya kamu terlambat 1 menit.. makanya kamu di potong”. Badu termenung sebentar. Dengan lemas badu berkata “Pak saya kan Cuma terlambat 2 kali dan itu tidak lebih dari 2 menit.. itupun anak saya sakit pak, apakah tidak ada kebijaksanaan perusahaan ?? Cuma 2 menit pak”

“Badu terlambat tetaplah terlambat, mau satu menit atau satu detik kamu sudah melanggar aturan.. dan itu ada sangsinya.. “ dan seperti biasa sang atasan menambah ceramah yg tak jelas mengenai dedikasi dan Loyalitas yang membuat loyo karyawan ..

 

Nah dari kisah itu Loyalitas & Kebijaksanaan seperti dua sisi mata uang yang tidak pernah bisa berdampingan… J

Umumnya saat perusahaan dan atasan sibuk berbicara Loyalitas karyawan  maka saat itu lah kebijaksanaan perusahaan pada karyawan mulai luntur.. dan kenyataan yg tidak mau mereka terima, sebenarnya saat itu sudah mulai timbul ketidakadilan pada karyawan dan sikap ingin meraup keuntungan tanpa ngeluarkan biaya *Prinsip ekonomi yg salah kaprah*

Buat Para pengusaha yg blom ngerti usaha.. dan para pimpinan yg bisanya mimpi..

Jangan pernah menuntut Loyalitas pada karyawan secara berlebihan.. tetapi mintalah tanggungjawabnya sesuai hak yang telah mereka terima..

Karena lambat laun Loyalitas akan menjadi Loyo komunitas … jika itu terjadi silahkan tunggu saat kehancuran perusahaan, karena rasa memiliki telah hilang pada diri karyawan..

 

Smoga bermanfaat..

Khususnya Buat aku “Asep Syaifudin” 🙂

APASIH BEDA LAPTOP, NOTE BOOK & NETBOOK??

Pertanyaan yang sering kita dengar atau mungkin pernah terfikir oleh kita sendiri, apa ya bedanya..  

Kebetulan hari ini aku mendapat pertanyaan seperti itu dari sumber yang berbeda, pagi-pagi sudah ada yang chat nanya, apa bedanya Notebook sama Netbook, trus kalau sama  laptop bedanya apa..?? mending beli yang mana ?

Sore hari dapat pertanyaan yang sama plus lebih dalem lagi, kalau secara fungsi gimana?

Nah, berdasarkan alas alasan diatas saya coba berbagi info semoga ada manfaatnya buat kita semua..

 

Apa sih beda antara laptop dan notebook? Ini pertanyaan yang sering kita dengar, atau mungkin pernah terfikir oleh kita sendiri.

Berdasarkan arti katanya : Laptop sendiri gabungan dari dua kata, Lap yang berarti pangkuan dan Top yang artinya diatas. Jadi saat pertama dibuat memang ditujukan buat pengguna bergerak dan dapat dipangku. Beda dengan dengan istilah desktop untuk penamaan PC yang selalu digunakan diatas meja.

 

Sedangkan NoteBook yang berarti buku yang dapat dilipat dirasa lebih ‘gagah’ dan lebih kena untuk dipopulerkan. Apalagi dengan munculnya beberapa kasus meledaknya notebook akibat cacat baterai atau  suhu panas berlebih,  sebuah resiko yang sulit dibayangkan jika laptop dipangku,  membuat penggunaan istilah laptop jadi kurang sreg.

Sebenarnya laptop atau notebook cuma sebuah penyebutan istilah belaka.  Di Amerika istilah laptop lebih dikenal dari notebook.  Juga penyebutan laptop lebih familiar ditelinga orang Indonesia, seperti kata Tukul “Kembali ke Laptop” .

 

Meski demikian masih ada beberapa produsen besar pembuat produk ini tetap menggunakan istilah laptop.  Toshiba di dalam situs resminya menyebut seluruh tipe produksi  PC Portable dengan kata Laptop, Sementara Acer menamakannya dengan Notebook, demikian juga dengan Fujitsu yang mengelompokkan produk Lifebook-nya dengan Notebook. Setali tiga uang juga ditunjukkan Lenovo, produsen terbesar ke-4 asal China. Sementara Dell, perusahaan asal Texas, dengan lugas mengatakan sama aja tuh laptop maupun notebook.

Kesimpulannya Laptop dan Notebook sama saja ..

Konsultan.. Nama Yang Cukup Tenar.. Benarkah Sangat Penting???

Konsultan.. Umumnya diperlukan oleh perusahaan, baik pemerintah swasta atau apapun lah umumnya urusan kerjaan.

Biasanya jasa mereka dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh sebuah perusahaan baik keuangan, kemajuan atau penyelesaian kepegawaian. Saat mereka masuk bertanya ini-itu pada beberapa sumber ditempat yg membutuhkan jasa mereka umumnya seh Top Management 🙂 setelah itu keluarlah ide bla..bla..bla dan mulai sang Owner atau Top management menginstruksikan untuk dijalankan. Bagaimana hasilnya? bisa sukses.. bisa juga ga ada perubahan..

Kalau sukses maka keluarlah opini ..”Benerkan apa yang kami katakan? Coba dari dulu panggil kita.. sudah lebih maju.. ..”  Trus bagaimana kalau gagal? “Hmmm Teory itu ga cocok buat perusahaan bapak tenang saja pak kami akan berikan strategi lain yang lebih jitu (kok kayak main Puzzle ya coba-coba), atau coba dijalankan teorynya lebih serius lagi pasti sukses..” benarkah seperti itu?? Bukankah dalam perusahaan ada Manager yang seharusnya mengerti strategi dibidangnya dan berwawasan 3-5 tahun kedepan, trus ada supervisor yang mengerti taktisnya dan sudah bisa punya planning sedikitnya 1 tahun kedepan.. ditambah lagi karyawan sebagai pelaksana yang sudah pasti menjalankan rutinitas sehari-hari dan tau betul apa yang terjadi sehari-hari, serta kendala yang di hadapi…

 

Hmm kalau liat dari situ rasanya sudah sangat kompleks ya.. jadi…kenapa butuh konsultan yang notabene analisanya pada perusahaan paling Cuma 6 bulan atau 1 tahun tapi ya kok bisa ya mengetahui bahkan ngasih keputusan kudu gimana, rasanya ya kok sakti ..he..he… Opsss bukan sirik loh, Cuma bingung aja kenapa???

Terkadang kalau si konsultan dirasa cukup meyakinkan maka, di tawarinlah dengan iming2 yang indah (pastinya gaji guide banget..) agar mau bergabung resmi.. saat setuju apa yang terjadi?? Kok jadi ga maju ya..??? malah jalan ditempat. Hal yang membingungkan aku adalah apakah sang master pemikir tadi jadi merosot kemampuannya?? Atau tertular jadi kurang pintar? Seperti para karyawan di mata management sehingga butuh jasa lain .. hehe

 

Dulu saat menghadapi Sidang akhir ada seorang teman bertanya kepadaku “Lu kok santai amat seh mau sidang? Apa ga gugup.. gimana klo dibantai ma penguji?” jawaban aku “Ini TA gue.. gue yang buat dari awal sampai akhir.. makan waktu lebih dari 2 bulan .. team penguji Cuma baca entar paling lama 1 jam, trus apa lebih mampu dari aku yg mati-matian membuatnya? Ga mungkin dong.. aku lebih tau apa yg aku buat.. mereka pasti akan bertanya dari apa yg kita ucapkan so.. arahin aja teman kemana pertanyaan yg diinginkan.. “ temenku setuju tapi juga ragu dia bilang “Gue pengen liat lu sidang.. “  saat semua selesai dia Cuma bilang “Lu bener.. ga ada yg lebih ngerti dari diri kita sendiri tentang apa yg kita buat.. makasih gue jadi berani buat sidang..” itu katanya..

 

Dari cerita diatas, aku Cuma mau bilang, sebenarnya suatu perusahaan ga perlu jasa konsultan dalam menangani masalah.. atau memajukan perusahaannya karena dia punya SDM yg lengkap.. orang-orang yang terjun langsung bertahun-tahun dalam dunia tersebut, mengetahui masalahnya dan tau penyelesaiannya. Seperti pendapatku tadi “Tidak ada yang lebih ngerti selain pelakunya sendiri” hanya sayangnya sebagian pengusaha lebih percaya pada siapa yang berbicara.. tapi bukan apa isi bicaranya

Kadang kita lupa .. ilmu itu bisa datang dari manapun, tidak selamanya setiap strategi hanya bisa diselesaikan seorang manager.. kadang pemikiran seorang OB pun bisa diandalkan.. bukankah sudah banyak contoh yang dulunya seorang OB akhirnya jadi Manager bahkan direktur.

Kalau pendapatku seh biasakan mendengar dari semua pihak yang ada.. bukukan pendapat tersebut.. kemudian analisa.. pasti dapat jawaban yang Jitu dari permasalahan yang ada.

Keuntungannya apa ya????..

  1. Perusahaan ga perlu merogoh kantong untuk panggil      Jasa konsultan, yang pasti harganya lumayan, mending duitnya buat naik      gaji atau bagi-bagi bonus tahunan karyawan.
  2. Perusahaan akan lebih menghargai semua karyawan..      dan karyawan akan merasa memiliki perusahaan karena merasa dianggap      keberadaannya.
  3. Peningkatan prestasi akan lebih baik dan terarah,      kalau karyawan merasa peningkatan prestasinya dihargai maka kerjanyapun      akan lebih baik lagi  .. so pasti      keuntungan buat perusahaan juga
  4. Tidak perlu rebut sering berteriak..”Loyalitasmu      mana???” karena karyawan akan loyal sendiri tanpa dipinta.

 

Itu kata akuloh.. maaf ya kalau ga setuju apalagi sampai tersinggung maklum lah seperti biasa “Asep Syaifudin” kan suka nyablak aja.. ya sotoy dikitlah hehe..

 

Keep Smile..

 

Asep Syaifudin

Permasalahan Printer LX-300+II

Buat temen-teman yang menggunakan Printer LX-300 +II, ada beberapa kendala yang sering terjadi :
1. Head tidak mau bergerak
2. Hasil Cetak huruf bolong (ada garis yang tidak tercetak)

nah kita bahas satu-satu ya..

Head tidak mau bergerak
saat melakukan pencetakan seolah-olah head nyangkut atau diam aja di tempat, hal ini bisa terjadi di karenakan putaran adanya korosi pada besi tempat dudukan Head printer atau adanya kotoran pada gear tempat penarik pita.

  1. Turn Off Printer
  2. Besi tempat Head dibersihkan kemudian teteskan pelumas, bisa minyak mesin atau minyak goreng lah kalau tidak ada, di sebelah kiri dan kanan head, sedikit saja ya kira-kira 2 tetes, karena kalau banyak itu buat goreng telor 🙂
  3. geser head ke kiri dan kanan oleh tangan, sampai terasa lancar
  4. Bersihkan juga Gear di sebelah kiri tempat pemutar pita
  5. Turn On Printer.. coba lagi deh

Hasil Cetak huruf bolong (ada garis yang tidak tercetak)
kasus seperti ini biasanya kalau di bawa ke tempat service pasti langsung di vonis jarum head ada yang patah, nah temen-temen bisa bayangkan 1 jarum aja kita bisa merogoh kantong Rp 25 Rb – 35 rb, kalau dia bilang kena 3 atau empat jarum lumayan kan..
sebenarnya untuk Printer LX-300+II belum tentu itu masalahnya, karena printer ini punya kelemahan pada kabel data head.

  1. Turn off printer (biar ga kena strum) 🙂
  2. Lepas Print Head, lihat apakah jarum dalam posisi rata semua, nah jika ia sementara hasilnya tidak, masalah sebenarnya bukan pada jarum head
  3. Cobalah ganti kabel data head yang baru pasang lagi
  4. Test printer maka hasilnya akan normal kembali

Harga kabel data head sekitar Rp.10-15 rb lah.. lumayan kan, gampang lagi pasangnya dijamin lah sangat mudah 🙂

Tapi jika  tidak selamanya penyakit oleh kabel data, karena printer ini juga punya kelemahan pada board.
Jika Head kondisi bagus dan kabel data sudah diganti tapi tetap, maka dapat dipastikan penyakitnya ada pada mainboard Printer (Smoga tidak terjadi, karena harganya mahal) hehehee

Ok smoga sukses

Installasi Cable dengan atau Tanpa HUB

Tulisan ini aku buat karena ada beberapa teman yang bertanya gimana caranya mau koneksi Jaringan 2 PC tapi tanpa HUB.
Nah dari pada nulis satu kasus mending aku bahas sekalian aja ya..

Instalasi Jaringan menggunakan UTP  umumnya terbagi 2 model :

  1. System  Koneksi Stright atau yang umumnya menggunakan koneksi lebih dari 2 unit tergantung tempat yang tersedia oleh HUB
  2. System Koneksi Cross atau koneksi yang terjadi untuk 2 Unit PC saja dan tidak mengunakan HUB

Sebelum kita mulai ada baiknya saya perkenalkan bentuk-bentuk perangkatnya :

Setelah rekan-rekan mengetahui perangkat yang digunakan mari kita mulai instalasi networknya.
Kita mulai dengan system Cable Straight (Menggunakan Hub)

  • Kupas kabel Seperti Gambar diatas kemudian pisahkan lilitan menjadi perkabel. Selanjutnya kita susun Warna Kabel dan masukan ke dalam Connector RG 45 Lihat Gambar, susunan kabel pada kedua RG sama. Gunakan Tang Cripper untuk menjepit kabel ke RG

  • Setelah selesai kedua ujung di Crimping maka hasilnya seperti

 

  • Setelah kabel selesai sebelum di gunakan ada baiknya rekan-rekan lakukan test kabel menggunakan Cable Tester, saat kedua ujung nya terpasang maka setiap lampu akan menyala sesuai urutan secara bergantian. Jika itu sudah benar silahkan lakukan pemasangan ujung satu ke Card Ethernet (PC) dan yang satunya ke HUB, Instalasi selesai dilakukan

Bagi Rekan-rekan yang ingin melakukan koneksi 2 PC saja, maka tidak perlu menggunakan HUB, cukup merubah susunan kabel nya saja.

  • Susunan Kabel Pada Ujung RG pertama sama seperti susunan sebelumnya, sementara ujung berikutnya lakukan perubahan yaitu, Pin 1-3, Pin 2-6. Lihat Gambar
  • Silahkan lakukan pemasangan seperti diatas jika selesai, hubungkan kedua ujungnya pada masing-masing PC.

Jika rekan-rekan hanya memerlukan koneksi antar 2 pc cukup menggunakan instalasi Cross cable karena dapat menghemat, tanpa membeli HUB.
OK smoga informasi ini bermanfaat buat kita semua

Masalah Install Windows Xp di Acer Aspire 4732Z

Kejadian Ini Terjadi sekitar April 2010 yang lalu..

Temen kantor baru beli Notebook Acer Aspire 4732Z, trus minta Install Windows XP, jangan Vista atau Seven ya, biar ringan katanya.. So dengan santai aku bilang ok simpan aja entar sore sebelum pulang ambil, aku lagi tanggung ngerjain yg lain… Nah pas dah santai mulai deh Instalasi, masuk bios Rubah sata Mode ke IDE biar support XP, jalankan lah proses Instalasi. Perasaan seh no problem karena driver lengkap (baru gt loh) Pas selesai Install, mulai masuk driver.. timbul problem sound ga bisa, mulai mengerutkan kening, lihat lagi isi CD driver ada buat XP tapi kenapa ga bisa ya.. Tetap semangat telp Acer, jawabannya Install aja pake Vista atau Seven pasti sukses.. loh..loh bukan solusi dong, karena di cd driver XP ada.. dengan sedikit berargumen plus rada ngotot, aku tolak pendapatnya.. ujung-ujungnya dia bilang bawa aja pak ke kita mungkin salah install.. mmm dalam hatiku “Ini Jurus pamungkas kalau udah ga bisa jawab” menyedihkan bangeut Aku di bandung trus kudu kirim ke Jakarta.. sorry man bagiku itu masih bukan solusi.. Ga putus asa tanya deh ma Om Google cari” ternyata banyak yg bermasalah seperti aku 🙂 dan dapat solusinya.. Untuk ngatasin masalah sound, harus install MS UAA (Microsoft Universal Audio Architecture (UAA) Bus Driver for High Definition Audio). Baru setelah itu install driver sound untuk XPnya, gila ribet amat kenapa bukan di satuin aja.. bagi yang mau download coba di http://www.mediafire.com/?4ben9zlesng Akhirnya sukses tu suara keluar 🙂 Tapi muncul masalah baru .. PC ga bisa shutdown .. Oh My God mana udah hampir waktu pulang.. kan aku ga mau pulang telat gara ini note book.. check lagi .. akhirnya ketauan masalah di Web Cam.. Bisa pulang On time deh dengan tetap tersenyum..